Yo.!! Konbanwa… Hajimemashite boku no namae wa Leon desu, penulis baru di blog ini. Etooo aku memulai menulis karena pengen ngshare hal2 yang berbau jejepanagan :D.
Postingan pertama ini mengenai hasil jepretan saya sewaktu pergi ke sebuah event di Gombong, namanya Gombong Anime Lovers atau lebih dikenal dengan Go_Anilo, Acara yang berlangsung minggu kemarin, 30 juli di gedung UPTD Dikropa Gombong. Go_Anilo yang sudah ada sejak tahun 2015 kemarin, kini hadir kembali. Kali ini Go_Anilo mengambil tema Three-Ater.
Berikut jepretean yang aku tangkap di Go_Anilo 3rd :
Nih guest cosplayer Go_Anilo (dari kiri ke kanan)
Dharma Setiawan
Recca Ishida
Menk Van Lockheart
Zikrie Ruford
Anggoro Dwi Nugroho
Andika Joko
mas mc sekaligus ketua Go_anilo hoo hooo
perkenalan cosplayer yang mampir ke Go_Anilo
performer dari anggoro dan andika
nampilin adegan dari BASARA
kerennn loooo perfomnya *_*
performer dari mochiramen (gk semua member kefoto T-T)
perfom dari srt48
trus trakhir performer dari galaxias
pertandingan janken (final)
sesi talkshow sebelum penutupan
banyak yang belum aku foto pas acara berlangsung kaya pas lagi workshop manga trus flashmob, sedih rasanya T.T
sekian dulu postingan dari aku, next pasti dapet lebih banyak jepretan :D
Sejujurunya dari segala judul anime yang hadir pada musim gugur di tahun 2017 ini, Eromanga Sensei-lah yang paling saya tunggu. Anime ini kebetulan diadaptasi dari Light Novel (LN) yang ditulis oleh Tsukasa Fushimi. Dia juga yang menulis LN Ore no Imouto ga Konnani Kawaii Wake ga Nai! (Adikku tidak mungkin seimut ini! / disingkat Oreimo). Itulah sebabnya saya menunggu semenjak beritanya mencuat di media sosial dan berharap mendapatkan sensasi serta kenangan dari serial Oreimo. Untuk itu, saya akan beri first impression episode 1 soal anime ini tanpa spoiler dengan membandingkan antara Oreimo dan Eromanga Sensei. Mari....
Dua-duanya dari kreator yang sama, sama-sama imouto!
Jika anda telah melihat deskripsi anime ini, atau anda telah membaca light novelnya, Eromanga Sensei memang cocok untuk anda yang menyukai genre Comedy, Romance, Loli, dan tentunya konten Imouto. Alur ceritanya mirip sekali dengan Oreimo. Dimana sang adik jarang berinteraksi dengan kakaknya dalam waktu yang panjang, padahal kakaknya sendiri menginginkan hubungan yang akrab. Pada akhirnya kesenggangan dan jarangnya interaksi itu mulai luntur perlahan dengan adanya adegan pertemuan yang tak terduga. Pertemuan sang adik dan kakak ini terikat dengan suatu hal, lagi-lagi seperti Oreimo.
Jika di oreimo, sang kakak mengetahui bahwa adiknya memiliki hobi sebagai Otaku dan suka memainkan game Ero, di Eromanga Sensei, sang kakak mengetahui bahwa adiknya ternyata adalah illustrator gambar Ecchi dari LN karangannya.
Adikku si Eromanga-sensei?
Hal tersebut yang mengikat hubungan mereka yang dulunya senggang, lama-lama makin dekat... Makin dekat... dan.... Ah! Lupakan! Yang jelas sesi ini seluruhnya ada di Epiosde 1. Jadi bagi anda yang suka gereget soal latar belakang cerita utama yang berbelit-belit, tidak perlu khawatir, semuanya saya rasa dijelaskan cukup gamblang di Episode 1 walau penjelasan latar belakang karakter utama belum sangat mendalam, ya maklum, episode 1.
Ini dia si Sagiri. Wah, matanya mirip Kirino yak?
Jika di Oreimo kita ditemukan dengan Kirino yang judes, tsundere, dan cerewet, di Eromanga sensei kita mendapati Sagiri yang Pendiam, Ceroboh, dan tsundere juga! Walah-walah, ini si Tsukasa-Sensei demen banget sama imouto tsundere yak? Jangan ditanya, si Sagiri juga punya kelebihan loh, Sagiri pintar menggambar, pintar ngeblog, dan berparas imut nan cantik. Saya pun hampir ladur dibuatnya astagaaah...... Kesamaan antara Kirino (Oreimo) dan Sagiri (Eromanga Sensei) yang paling jelas adalah, "DIAM-DIAM ERO ONNANOKO!"
Wuh gambarnya, super ero!!!
Aduh, ceroboh banget sih. Gak kasihan tuh kk kamu?
Bagaimana dengan art anime ini? Model grafis karakternya sama persis dengan Oreimo, ya maklum, character designer-nya dari dua anime tersebut ternyata sama saja, Hiroyuki Oda adalah dalang dari desain karakter kedua anime tersebut. Namun dalam segi kualitas, saya beri acungan jempol untuk Eromanga Sensei karena kali ini Hiroyuki Oda menggarapnya di dalam dapur milik studio A1-Pictures (Fairy Tail, Sword Art Online, GATE, Idolm@ster, Haifuri). Walau sebenarnya saya lebih suka kalau anime ini digarap di studio AIC agar sama sekalian dengan Oreimo.
Ini baru episode satu, masih ada cerita dan perjalanan yang panjang dari anime ini, terlebih lagi si Sagiri tidak merasa bahwa hubungan dengan kakaknya si Masamune merupakan sebuah keluarga. Ditambah, di akhir episode 1, masih ada karakter wanita baru yang masih simpang siur latar belakangnya, namun dirinya sangat berhubungan dengan si Sagiri. Apakah anime ini akan berakhir dengan hubungan cinta dalam satu keluarga beda darah seperti Oreimo? Siapa yang tahu, kecuali yang sudah membaca novelnya pasti telah menemukan titik terang dari serial Eromanga sensei, wong saya gak baca novelnya... Wkwkw...
Itu (di dalam buku yang dipegang Sagiri) ada Sword Art Online sama Haifuri. tapi bukannya Haifuri diproduksi IMS Production yah?
Jadi kesimpulannya? First impression saya: Anime ini membawa anda bernostalgia dengan serial Oreimo namun dengan set latar belakang dan kepribadian karakter yang berbeda, karena anime ini mirip dengan serial Oreimo, anda pasti sudah dapat menduga kemana arah ceritanya dan apa yang akan terjadi selanjutnya walau anda tidak membaca Light Novel-nya, alurnya seperti yag saya jelaskan di atas. Walau mirip namun dari segi kualitas grafis anime ini seharusnya sedikit lebih baik karena dipegang oleh studio A1-Pictures yang memiliki reputasi baik dalam serial dan movie animenya.
Sagiri... Tsunderenya keluar tuh...
Jadi bagaimana? Anda tertarik untuk memasukan anime ini kedalam list anda?
Sudah lama sekali semenjak menulis review anime Hidan no Aria AA kini saya menulis lagi tentang anime yang lain! Mari kita simak review dari anime adaptasi dari manga berjudul Gabriel Drop Out (ガヴリールドロップアウト)
PERHATIAN!
Review ini tidak dimaksudkan untuk menyinggung, atau mempengaruhi Agama, individu dan kelompok. Isi dari konten ini semata-mata hanya hiburan belaka dan isi dan kontent yang telah dilakukan review semuanya diluar tanggung jawab kami dan penulis.
Kemungkinan konten review ini mengandung spoiler, harap berhati-hati saat membaca review postingan berikut.
Beberapa gambar mungkin mengandung konten dewasa.
Gabriel Dropout (ガヴリールドロップアウト). Anime ini untuk orang seperti saya (yang tak membaca manganya) pasti sudah membayangkan bahwa dari judulnya kemungkinan anime ini menceritakan tentang kehidupan seseorang gadis yang: semrawut, gak karuan, jutek, yang akhirnya di keluarkan dari sekolahnya, alias drop out. Tapi nyatanya dari ekspetasi diatas, seluruhnya tidaklah benar! Anime ini menceritakan tentang seorang Shoujo Tenshi (Gadis Malaikat) yang baik hati, ramah, tidak sombong, tidak jahat, menyukai kebersihan, telah lulus dari akademi malaikat di atas sana yang akhirnya hidup semrawut di dunia manusia dan jauh dari kehidupan malaikatnya yang dulu. Shoujo Tenshi itu bernama Gabriel, lebih lengkapnya Gabriel Tenma White. Di dunia manusia dia memiliki teman, dari akademi iblis ada Satanichia Kurumizawa McDowell, dan Vignette Tsukinose April dan dari akademi malaikat ada Raphiel Siraha Ainsworth. Mereka menjalani cerita yang kocak dan kadang tak terduga, mari kita bahas satu persatu aspek dasar anime ini yang menjadi penyebab anime ini patut diperhitungkan untuk ditonton.
Adaptasi dari Sebuah Manga
Tak ayal untuk sebuah anime, terlebih lagi sepertinya para produser mulai kehilangan akal untuk membuat anime yang menarik dan tak membosankan mereka melirik cerita dari game dan manga, anime Gabriel Dropout sendiri juga diadaptasi dari sebuah manga yang diillustrasikan oleh Ukami. Untuk ke populeran manganya ini bisa dibilang lumayan karena diprakarsai oleh ASCII Media Works dan dicetak di majalah manga bulalan mereka bernama Dengeki Daioh manga Shounen. Jadi manganya tak perlu diragukan, penggemar manga yang menyukai genre Shounen dan Comedy pasti mengetahuinya. By the way manganya telah dirilis sejak Desember 2013 dan kini masih ditulis, pada tanggal 10 Januari 2017 lalu, manga ini sudah mencapai seris volume yang ke 4 dengan judul "Wah! Liburan Musim Panas!" (その幻想を壊されまくった天使), dan kemarin 6 Februari semenjak tulisan ini dibuat, seharusnya manga ini sudah mencapai seris volume yang ke 5 dengan judul "Illusi malaikat yang hancur seperti neraka" (その幻想を壊されまくった天使).
Manga Gabriel Dropout Vol.1
Studio Anime dari Douga Kobo
Siapa yang tidak mengenal studio Douga Kobo, studio yang didirikan 1973 ini telah menghadirkan banyak karya yang sama dan mencapai sukses. Terlebih lagi Douga Kobo adalah studio yang didirikan hasil seplittan dari studio besar lain, Toei Animation. Judul yang terkenal dari Douga Kobo diantaranya adalah: Kohimei Musou (2008), Yuruyuri (2011), GJ-Bu (2013), Love Lab (2013), bahkan anime Hidan no Aria (2015) yang saya review dahulu juga berasal dari studio ini. Tidak hanya judul-judul bergenre komedi, bahkan drama romance seperti Plastic Memories (2015) juga digarap oleh studio ini.
Sang Director Memang Suka Ngelawak!
Bisa dibilang anime ini memiliki prosentase lawakan yang dapat dipahami melalui subtitle sebesar 62%, sudah lumayan untuk membuat anda tertawa ringan. Prosentase itu hadir karena sang director, Masahiko OHTA memang hobi menggarap anime lawak. Contoh saja anime yang digarap ceritanya menggila seperti Mtisudomoe (2010), Himouto Umaru-chan (2015) sampai yang gila ecchiTo Love Ru besutan studio Xebec. Selain sang Director, sang penulis script pun, Takashi AOSHIMA juga satu project dengan OHTA. Mereka adalah kombinasi yang menakutkan untuk mengocok perut anda.
Charater
Setelah tadi kita bahas konsep dasar anime tersebut, mari kita jelajahi 4 karakter utama dari anime ini:
Gabriel Tenma White
Gabriel adalah tokoh utama yang paling utama dalam serial anime Gabriel Dropout, Gabriel merupakan malaikat yang memiliki keanggunan, segudang bakat dan memiliki tension bahagia dan ramah yang teramat tinggi, ya karena dia adalah seorang malaikat. Namun dia berubah menjadi pemalas, dan menjadi bossy altitude (kecenderungan suka memerintah) karena sebuah game online setelah datang ke dunia manusia. Gabriel diisi suaranya oleh Miyu Tomita (富田美憂)
Karakter Design Gabriel
Vignette Tsukinose April
Dia adalah teman dekat dari Gabriel dan kebalikan dari Gabriel. Dia adalah seorang iblis yang sangat bertanggung jawab dan ramah, dia terkadang menjaga Gabriel dari kemalasan dan dia tinggal di bersebelahan dengan apartement milik Gabriel, Vignette adalah iblis yang benar-benar jauh dari sifat iblis. Vignette diisi suaranya oleh Oonishi Saori (大西沙織)
Karakter Design Vignette
Satanichia Kurumizawa McDowell
Dia adalah seorang iblis (seangkatan dengan Vignette) yang selalu berpikir untuk menyebapkan kerusakan dan kerusuhan kecil namun kebanyakan berakhir dengan kegagalan. Dia menganggap Gabriel adalah saingannya karena seorang malaikat bisa melakukan hal-hal kerusuhan dengan mudah sedangkan dia yang seroang iblis malah sering mengalami kegagalan. Satanichia (bisa dibaca Satanya) diisi suaranya oleh Oozora Naomi (大空直美)
Karakter Design Satanichia "Satanya"
Raphiel Shiraha Ainsworth
Merupakan gadis malaikat ranking ke-2 di sekolah malaikat sesudah Gabriel. Yang setelah datang ke dunia manusia menjadi penguntit sadis, yang sering menggoda Satanichia, dia juga adalah pengadu domba diantara Satanichia dan Tapris yang menjadikan mereka hiburan untuk kesenangannya. Raphiel diisi suaranya oleh Kana Hanazawa (花澤香菜)
Karakter Design Raphiel
Dari sekian banyak karakter yang ada ada karakter pembantu yang menarik, karakter ini perlu dipertimbangkan karena diisi oleh seiyuu yang sedang naik daun karena karakter Rem (Re:Zero) yang banyak diperbincangkan di dunia maya dia adalah:
Tapris Chisaki Sugarbell
Adalah adik kelas dari Gabriel dan Raphiel di sekolah malaikat. Dia adalah gadis yang sangat mengagumi Gabriel dan juga seorang yang sangat penakut. Bahkan dia rela menggunakan pakaian astronot untuk datang ke dunia manusia. Dia menganggap perubahan pada Gabriel adalah salah Satanichia. Tapris diisi suaranya oleh Inori Minase (水瀬いのり)
Karakter Design Tapris
Sangat disayangkan yah, Inori Minase harus mengisi karakter pembantu, seharusnya Tapris juga masuk kedalam tokoh utama, tapi kemunculannya yang terlalu terlambat di animenya menjadikan dia harus mendapat porsi jatah cerita yang sedikit. Selain itu, anime ini tanpa diduga juga menghadirkan fan service yang impact-nya tidak tanggung-tanggung, langsung ke karakter utama, si Gabriel! Ini dapat anda temukan di episode 3 bagian akhir di animenya. Namun sebenarnya anime ini saya kira tingkat fan service-nya teramat rendah, karena anime ini tidak memiliki karakter utama pria. Namun, seharusnya semua sudah menyadari karena pada episode 1 saja, celana dalam Gabriel sudah dimunculkan dalam anime ini, tapi tetap saja saya tak menyangka kalau langsung mengena pada Gabriel si tokoh utama. Biasanya fan service yang saya dapatkan bertahap.
Waduh-waduh! Fan Service dari Gabriel langsung!
Nah celana dalem Gab-chan muncul di tempat duduknya...
Anime ini memiliki OP dan ED Song yang unik masing-masing berjudul Gabriel Drop Kick dan Hallelujah Essaim yang ditulis dan dikompos oleh komposer BGM anime ini, Kenichi Maeyamada dan dinyanyikan oleh keempat seiyuu dari keempat karakter utama anime ini yang bisa anda dengarkan dibawah:
Menurut saya, anime ini patut untuk ditonton terutama untuk anda yang menyukai genre Comedy dan lolicon, karena desain karakternya yang kawaii dibalut dengan fan service yang tak terduga serta didukung dengan Director yang memang sudah biasa menangani genre tersebut yang menjadikan Gabriel Dropout dapat mengocok perut anda. Selain itu karakter Gabriel anime ini mengingatkan saya dengan Taiga Aisaka (TORADORA!). Terlebih lagi, OVA untuk anime ini sudah diumumkan akan mengambil tempat bertemakan Onsen. OVA ini nantinya akan dibundle dengan BLU-RAY volume pertamanya! Ini dia screenshoot untuk OVA-nya!