Rabu, 07 Februari 2018

Bandai Namco Umumkan Idolm@ster Shiny Colors!

Hari ini, jam 18:00 Bandai Namco telah mengumumkan proyek game baru mereka bernama "Idolm@ster Shiny Colors" di beberapa channel sosialnya, termasuk di channel Youtube-nya.

Streaming pengumuman


Game ini niatnya akan dirilis dengan sistem HTML5 yang berarti, game ini bersifat "game browser". Game ini mengikuti konsep seperti game Idolm@ster lainnya, yaitu: melatih idol dan bertanding pada konser live.
Screenshoot dari permainan

Walau sama, namun cerita yang diambil berbeda, kali ini mereka mengambil setting baru 283 (Tsubasa) Production yang dimpimpin oleh director bernama Tsutomi Amai dan Resepsionis Hazuki Nanakusa.

Unit yang telah muncul di dalam game ini adalah "Illumination Stars" (yang kemungkinan adalah main unit dari game ini).
Logo Illumination Stars

Beranggotakan 3 orang: Mano Sakuragi (cv. Hitomi Sekine), Hiori Kazano (cv. Reina Kondou), Meguru Hachimiya (cv. Mayu Mineda). Unit lain juga dikabarkan akan muncul setelah seleksi pengisi suara (seiyuu) telah selesai dilaksanakan. Mereka juga telah merilis single pertama mereka berjudul "Spread The Wings".
Mano Sakuragi


Hiori Kazano


Meguru Hachimiya


Unit lain yang akan dikabarkan selanjutnya

PV Untuk Game ini bisa kalian lihat disini:




Sumber

Minggu, 04 Februari 2018

Anime Terbaik dari Studio Trigger!

Dari banyak studio anime yang menciptakan serial baru-baru ini, saya memang sedikit meilirik dengan studio Trigger. Menurut saya, studio ini memang memiliki visual effect yang sangat juicy dan memiliki anime komedi yang benar-benar absurd jika boleh saya mengatakannya.
Selain itu entah mengapa rasanya anime-anime dari studio ini memiliki cita rasa yang sedikit cartoon, bahkan untuk beberapa anime ada yang menurut saya totaly cartoon layaknya animasi-animasi 2D dari barat. Contohnya saja ada Uchuu Patrol Luluco.

Uchuu Patrol Luluco


Selain desain yang sedikit berbeda dari pada anime Jepang pada umumnya, nampaknya studio Trigger memberikan kesan efek bold dan candy pada beberapa karakter perempuannya. Contohnya saja seperti Niko Niiyama (Kiznaiver) dan Nui Harime (Kill la Kill).

Niko "Nico" Niiyama (Kiznaiver)

Terlepas dari itu, studio Trigger memang banyak memikat simpati para penggemarnya karena anime-animenya yang teramat konyol dan lucu serta menghibur, terlebih lagi untuk pasar luar negeri karena memang style-nya yang sedikit kebarat-baratan, tak terkecuali jika anime-anime tersebut digarap oleh Yoh Yoshinari (Produser Kill la Kill) yang memang juga suka animasi barat. Untuk itu, kami hadrikan 5 anime besutan studio Trigger terbaik yang harus kamu tonton, termasuk anime mereka yang sedikit menggunakan style kebarat-baratan! Mengapa hanya 5? Karena memang studio ini tidak mengerjakan banyak proyek.

5. Sex & Violence with Machspeed

Machspeed, Violance dan Sex

Orang-orang di studio Trigger berkata mereka tidak tertarik lagi untuk membuat Kill la Kill. Namun saat mereka mendapat kabar mereka akan mengerjakan anime Panty and Stocking with Gatterbelt, mereka merasa bergairah lagi. Namun sayangnya mereka harus tersandung lisensi dengan pihak Gainax. Sang sutradara dari anime tersebut, Imaishi Hiroyuki mengapresiasi hal tersebut dan membawa Sex & Violence with Machspeedeed untuk digarap oleh studio Trigger. Bisa jadi anime ini merupakan penerus(?) dari Panty and Stocking with Gatterbelt. Anime ini merupakan anime pendek yang dibuat untuk even Japan Animator Expo dan meceritakan tentang seorang detektif berwujud ikan hiu bernama Machspeed dan boneka seksnya bernama Sex bersama monyetnya Violence, berurusan dengan klien yang tidak biasa. Berkolaborasi dengan label musik elektronik independen, "Attack the Music".

4. Uchuu Patrol Luluco

Uchuu Patrol Luluco

Anime yang tidak saya sangka bahwa terdapat cerita romantis di dalamnya. Anime ini ternyata juga disutradarai oleh Imaishi Horiyuki yang memang memiliki gambar konsepsual yang aneh. Yaitu, karakter utama wanita di dalam anime ini, Luluco, bisa berubah menjadi sebuah pistol! Dan komedinya yang tiada arahnya membuat kesannya menjadi mondar-mandir, orang yang menonton anime ini berasa dibuat "panik" dengan jalan ceritanya. Karena itu tak heran, jika salah satu karakter pembantu bernama chief Overjustice memiliki desain karakter yang familiar dengan anime garapannya.


3. Little Witch Academia

Little Witch Academia

Anime ini disutradarai oleh Yoh Yoshinari, jelas jalan cerita dan komedinya jauh berbeda dengan Imaishi yang sedikit kasar dan vulgar. Insipirasi anime ini adalah sebuah tayangan yang ramah untuk ditonton oleh keluarga yang membuat sang sutradara sedikit berbeda dengan rekan sejawatnya. Cerita anime ini berawal dari seorang gadis penyihir yang bersekolah, tentunya di sekolah sihir di Inggris (bukan Hogwarts!) dengan ceritanya yang sangat menawan dan cantik. Dengan itu, anime ini diklaim menjadi anime terbaik yang digarap oleh tangan para karyawan di studio Trigger.


2. Kill la Kill

Mako dan Matoi

Ini merupakan serial TV terbaik sepanjang masa yang pernah ada, menurut Trigger. Judul anime ini merupakan plesetan dari kata Kill (bunuh) dan Kiru (potong). Anime ini menceritakan persaingan antara Ryuuko Matoi, pemilik pedang Basami (plesetan dari “hasami”, gunting) dan baju seragam hidup yang bernama Zengetsu, dengan Satsuki Kiryuuin, pemimpin OSIS yang memimpin dengan kekerasan. Anime ini memang membawa banyak adegan ketelanjangan, bahkan ada beberapa adegan yang absurd, namun sang penulis skenario Gurren Lagann, Kazuki Nakashima tidak mau ambil pusing dan menjadikan setiap adegannya dapat dipercaya.


1. Inferno Cop

Inferno Cop

Apa alasan saya memasukan anime ini kedalam daftar terakhir, pertama? Yup, semua yang ada di dalam anime ini semua mengandung konten yang fulgar, ditulis dengan cita rasa komik Super Hero. Ini merupakan anime ter-ampas yang pernah saya tonton! Walau begitu jalur ceritanya tidak bisa diprediksi. Dibandingkan Pop Team Epic, anime ini tiada tandingannya dari pada itu! Saya tidak akan menggoyahkan posisi anime ini! Lagi-lagi Imaishi berulah! Untuk episode 1, anda bisa menontonnya di video bawah ini:



Sumber

Mothballs – Not Just Bad for Moths!

Most of us think of mothballs as a strong smelling, but effective, way to protect our sweaters from getting moth eaten during Spring and Summer.   People also use them to deter pests in attics, backyards and gardens.    Unfortunately, mothballs are highly toxic!

Pesticide labels, including mothball labels, state exactly how they are to be used.   Using mothballs in any other way is not only illegal – it can be harmful to pets, people and the environment.   Mothballs should NOT be used inside attics, crawl spaces, gardens, trash cans or vehicles.  

Negative Health Impact

Today’s mothballs contain either naphthlalene or paradichlorobenzene which are extremely potent pesticides.     Both are proven to cause cancer, and they can cause headache, nausea, vomiting, damage to red blood cells and difficulty breathing.

Proper Use of Mothballs

The key to safe use of mothballs is to place them with your stored items in an airtight, sealed container.   Inside a container the fumes concentrate and kill moths.   As long as the container is airtight you face no risks from the pesticides while clothes are in storage.   However, once they come out it is very important to air them out and even then residues will likely be present that have potential health effects.

Safe Alternatives to Mothballs

Machine was or dry clean your clothing prior to storage to kill any larvae that may have attached prior to storage.

Store clothing in sealed containers such as plastic storage chests, containers, and zip wool coats into sealed garment bags.

Use Cedar blocks, chips, chests, or closets.   You will need to periodically sand the cedar or apply cedar oil over the long haul to maintain the effectiveness.

Cloves, rosemary, and thyme – place a mix of these dry herbs in one or more sachet bags and add to containers with clothing and replace them every 6 months or whenever you stop smelling the herbs.

Lavender and Peppermint – fill sachet bags with dried lavender or peppermint or apply lavender or peppermint oil to mothballs and place them in Sachet Bags.



Jumat, 02 Februari 2018

7 Anime Musim Winter 2018 yang Harus Kamu Ikuti

Yo minna~ berhubung aku gk ada kerjaan dan kuliah juga libur. Kali ini aku akan membuat artikel tentang daftar anime yang harus ditonton awal musim ini dan yang pastinya keren-keren kan kece abis animenya. Berikut ulasannya :

Saiki Kusuo No Psi Nan 2

Banyak orang yang berpikir menjadi seorang cenayang hidupnya akan menjadi lebih mudah, tapi tidak bagi Kusuo Saiki. Kehidupannya sangat lah sial gara-gara kemampuannya itu. Sampai-sampai dia menganggap kemampuan supranaturalnya itu adalah sebuah kutukan. Meskipun Kusuo mencoba untuk tetap berada di luar sorotan dengan merahasiakan kekuatannya dari teman-teman sekelasnya, dia akhirnya secara tidak sengaja menarik perhatian banyak karakter aneh, seperti Riki Nendou yang berkepala kosong dan Shun Kaidou yang seorang chunibyo. Dipaksa untuk berurusan dengan kegilaan orang-orang di sekitarnya, Kusuo mulai mengetahui bahwa kehidupan biasa yang telah diusahakannya jauh lebih sulit dicapai daripada yang diharapkan.

Overlord 2

Sama seperti saiki kusuo anime yang satu ini juga mendapatkan seoson ke-2 nya. Semua bermula dari seorang player yang memutuskan untuk menghabiskan beberapa saat terakhirnya dalam permainan saat server mulai ditutup. Yang mengejutkan, meski sudah pukul tengah malam, Momonga masih sepenuhnya sadar akan karakternya dan, apalagi, karakter non-pemain tampaknya telah mengembangkan kepribadian mereka sendiri!
Dihadapkan dengan situasi yang tidak normal ini, Momonga memerintahkan hamba-hambanya yang setia untuk membantunya menyelidiki dan mengendalikan dunia baru ini, dengan harapan untuk memikirkan apa yang telah menyebabkan perkembangan ini dan jika ada orang lain dalam keadaan yang sama.

Death March kara Hajimaru Isekai Kyousoukyoku

Mirip seperti overlord yang Berkisah tentang seorang player game yang terjebak didunia game. Dia adalah Suzuki Ichirou seorang pemprogram Game RPG Fantasi. Awalnya dia mengira dia sedang bermimpi, tapi pengalamannya nampak trlalu nyata untuk dijadikan sebuah mimpi. Berbeda dengan anime konosuba, Suzuki ichirou alias satou ini sangatlah beruntung karena kemampuan kuat yang dimilikinya dengan penggunaan yang terbatas, dia akhirnya menyapu sepasukan kadal dan menjadi petualang tingkat tinggi. Satou memutuskan untuk menyembunyikan levelnya, dan berencana untuk hidup dengan damai dan bertemu orang baru. Namun, perkembangan dalam cerita game, seperti kembalinya raja iblis, dapat menyebabkan gangguan pada rencana Satou.

Gintama: Gin no Tamashii-hen

Anime paling EPIC yang kadang gk jelas alur ceritanya. Kali ini gintama menampilkan seri terakhir dari animenya. Petarungan hidup dan mati untuk melindungi bumi. Untuk sinopsis awal cerita sudah tau lah y, gk perlu ditulis hahaha..

Karakai Jouzu No Takagi-San

Mengisahkan Nishikata yang sering diusili oleh takagi teman sekelasnya, ia bersumpahy untuk membalas keusilan gadis itu yang membuat diua tersipu malu berkali-kali. Tapi, usaha Nishikita tidaklah mudah. Akankah Nishikita berhasil membalas dendamnya? Atau kah mungkin mendapatkan sesuatu yang lebih memuaskan dari itu?

Koi wa ameagari no you ni

Cerita romance tentang perbedaan usia. Akira Tachibana adalah siswi sekolah menengah yang jatuh cinta pada manajernya tempat dia bekerja paruh waktu, pria berusia 45 tahun yang sudah cerai. Terlepas dari perbedaan usia, Akira dengan sepenuh hati merangkul tingkah laku dan sifat baiknya, yang dipandang sebagai keputusasaan oleh karyawan lain, dan sedikit demi sedikit, keduanya mulai saling memahami. Meski tak bisa menjelaskan mengapa sebenarnya dia tertarik padanya, Akira meyakini bahwa alasan konkret tidak diperlukan untuk benar-benar mencintai seseorang. Pada suatu hari hujan, dia memutuskan untuk akhirnya memberitahu manajernya tentang bagaimana perasaannya ... tapi bagaimana dia akan bereaksi?

Mitsuboshi color

Anme yang menceritakan keseharian tiga gadis kecil nan imut yang berkumpul dan melindungi kota mereka. kesehaian kehidupan mereka ini tidak lebih dari bersenang-senang bersama, bermain, memecahkan teka-teki dan pergi ke kebun binatang.

Yap.. paling itu aja hasil penilaian ku tentang anime musim ini. Kalo ada tambahan bisa langsung komen dibawah.
See you~

Rabu, 31 Januari 2018

Mari Bermain Bersama Seiyuu Mitsuboshi Colors di "Tensai! Colors TV"

Sudah seminggu semenjak anime "Mitsuboshi Colors" menemani kita dalam deretan anime musim dingin tahun ini. Namun tahukah kalian bahwa ada program tersembunyi dari anime tersebut?

Ya ada program dibalik anime Mitsuboshi Colors, mereka menayangkan program subs bernama "Tensai! Colors TV" yang dipandu acaranya oleh para seiyuu dari anime tersebut. Diantaranya: Yuuki Takada (Kurosawa Rin - Aikatsu, Suzukaze Aoba - New Game) sebagai Yui Akamatsu, Marika Kouno (Denkigai Niwaka - Akiba's Strip, Kohana Rin - Sore ga Seiyuu) sebagai Sacchan, dan Natsumi Hioka (Tsukuyo Inaba - Busou Shoujo Machavellianism, Ayamadori Machi - Kumamiko) sebagai Kotoha.


Yuuki Takada sebagai Yui Akamatsu


Marika Kouno sebagai Sacchan


Natusmi Hioka sebagai Kotoha


Program ini mengajak para penggemar anime tersebut untuk mengingat masalalu saat duduk dibangku kelas SD. Mereka bahkan membuat tempat persembunyian mereka sendiri sebagai mana layaknya mereka saat masih anak-anak. Program ini telah mengudara di Jepang bersamaan dengan animenya, program ini secara simultan disiarkan secara langsung di Ameba TV, d Anime Sutoa, dan Nico Nico Douga. Untuk saat ini programnya telah mencapai episode 6 dari total 12 Episode.

Mission 1 - Mari membuat tempat persembunyian!


Yay! Sudah selesai!


Sampai berjumpa minggu depan!


Namun untuk kalian yang tidak bisa menonton jangan kawatir, karena semua program yang ditayangkan bisa di saksikan di halaman resmi programnya di http://mitsuboshi-anime.com/colorsslash/.

Review: Anime Mitsuboshi Colors dalam 4 Episode



Aduuuuuuh.... anime yang satu ini jujur saja dari penampilan visual keynya saya tidak bisa membayangkan anime ini akan bercerita tentang apa, ternyata setelah menontonnya, saya malah terbawa suasana. Maka dari itu saya akan me-review anime ini dalam 4 Episode yang sudah tayang sampai hari Senin kemarin.


Senin kemarin, episode 4 dari anime Mitsubish..., eh...!, Mitsuboshi Colors sudah tayang, dari 4 episode yang sudah tayang saya tidak bisa mendeskripsikan inti dari anime ini. Masih sedikit berdilema, apakah anime ini menceritakan kenakalan anak-anak, kepolosan anak-anak, atau orang tua yang tidak begitu peduli dengan kelakuan anak-anak? (Ya maklum, namanya juga anak-anak). Ya sudah mari kita kulik anime ini.


+Bocah SD Yang Benar-Benar Bocah SD

Banyak dari sekian anime yang saya tonton menampilkan bocah SD, namun terkadang mereka terlalu eros, terlalu pintar, bahkan terlalu nakal. Kadang-kadang sampai membuat saya sendiri jengkel jikalau mengganggu kegiatan karakter utama, seperti mengganggu acara-acara romantisnya, bahkan dimana karakter utama berada, bocah SD selalu ada untuk mengejeknya.

Mitsuboshi (Tiga Bintang) Colors!


Berbeda dengan Mitsuboshi Colors, mereka hanyalah kumpulan bocah SD yang masih polos, kegiatan mereka diluar rumah dan sekolah memang bebas dari pengawasan orang tua, makanya mereka gampang terpengaruh dengan lingkungan, seperti salah satu karakter bernama Sat-chan, baginya dunia tanpa unko (Kotoran) itu mustahil. Mereka juga selalu mengganggu, tapi mengganggu orang lain yang benar-benar mereka anggap sebagai saingan dalam melindungi kota mereka. Kegiatan mereka tidak berbeda jauh dengan anak-anak SD yang seumuran dengan mereka di Jepang, bermain sebagai pahlawan, dan membuat markas tersembunyi.

Ada masalah? Unko bukan?


+3 Elemen Karakter Yang Seimbang

Di dalam anime ini, kita disuguhkan oleh 3 karakter utama yang menjadi bahan cerita untuk anime ini, walau sampai episode 4, pengenalan mendalam soal satu persatu karakter belum disuguhkan tapi mereka merupakan kombinasi yang seimbang untuk sebuah grup. Ini menjadikan kita lebih mudah untuk mengenali dan menikmati ceritanya karena kita tidak perlu repot-repot menghapal banyak karakter dalam satu anime. Siapa saja mereka?

Yui Akamatsu

Menangis saat dikata-katai oleh Saito si Polisi


Merupakan ketua colors, ditunjuk secara langsung oleh Sacchan. Yui adalah anak yang sangat cengeng, namun dia menakutkan jika saat marah. Dari seluruh karakter, dia yang selalu takut melakukan sesuatunya menjadikannya dia salah satu penghambat kenakalan Sacchan dan Kotoha, dari mereka berdua dia berusaha menjadi pribadi dan ketua yang lebih baik.

Sacchan

Dimana ada Sacchan! Disitu ada Unko!


Dia merupakan anggota Colors, dia sangat hyperaktif. Apapun yang keluar dari mulutnya tidak bisa dihentikan. Termasuk kata-kata andalannya, Unko, apapun bahasannya dia selalu mengkaitkannya dengan Unko. Dia juga merupakan yang paling PeDe dan menjadi senang jika dibilang cantik, walau sebenernya dia cantik kalau rambutnya diurai. Walau begitu, saking hyperaktfnya, dia menjadi sangat suka menyemangati Yui, dan menjadi rekan pemikir untuk Kotoha.

Rambutnya tidak diikat, imutkan? Sacchan Imut!


Kotoha

Tidak pernah meninggalkan konsol game!


Anak yang pikirannya sangat berbahaya, saya menganggapnya paling pintar dalam grup ini. Dengan pemikiran yang hebat dia dapat memecahkan segala masalah yang dihadapi oleh Colors. Saat masalah terpecahkan dia akan mengatakan "Gemmu Kuria" (Game Clear). Kemungkinan kecerdasannya dipicu karena dia selalu memainkan game. Kontribusinya membantu Yui dan Sacchan untuk menyelasikan teka-teki, walau saya rasa dia sedikit Yandere.

+Komedi Ringan Namun Berbobot

Banyak orang yang menilai bahwa kenakalan bocah SD tidak akan pernah lucu, terkadang tingkah mereka yang mencari perhatian justru membuat kita sedikit tersaingi, terganggu dan kesal. Namun saat anda menonton Mitsuboshi Color, anda akan tahu bahwa sebenarnya tingkah anak SD yang polos dan ngeselin bagi orang lain, ternyata menjadi lucu. Padahal mungkin setiap hari kita mengalaminya. Ini yang menjadikannya ringan karena kita mengalaminya setiap hari, namun berbobot karena ini menjadi suatu hiburan yang sangat menarik karena megandung kelucuan betapa polosnya mereka.

-Tidak Ada Fan Service

Jangan berharap anda melihat fan service dalam anime ini, karena anime ini memang tidak ditujukan untuk menghibur melalui adegan mesum, maupun shimoneta. Maka untuk itu bersykurlah anda menemukan paha dan perut dari ketiga karakter loli SD ini.

Ini loli sexy? Wah Yui Imut! GAOOOO!!!!!


Overal Mitsuboshi Colors

Sebenarnya anime ini ditujukan untuk para penikmat anime loli, namun karena tiada fan service maka anime ini sangat disesalkan tidak untuk para pecinta anime loli ecchi. Cerita yang ringan (benar-benar sangat ringan) tidak cocok untuk anda yang menyukai genre Action dan Issekai. Benar-benar sungguh anime yang tidak menarik untuk ditonton, walau begitu anime ini menyajikan genre Komedi yang benar-benar diulik dari kehidupan keseharian kita, bahkan mungkin kenakalan kita semasa SD, membuat kita terkadang benar-benar layaknya kembali ke masa lalu, betapa kita menikmati masa SD, itu yang membuat saya merasa terbawa suasana. Namun jika anda bertanya grafis dari anime ini, anda tidak perlu ragu lagi, karena anime ini dikerjakan oleh studio yang menurut saya memiliki bidang spesial dalam ke-moean, SILVER-LINK. Saya berikan skor total 8/10 (8 dari 10) untuk anime ini.

Minggu, 28 Januari 2018

The 1 Minute Workout

The number one challenge people to give to not working out is time.   So the question fitness professionals should be focused on is what is the LEAST amount of time for working out and still producing the benefits and results that people want and need.

The great news is that there is a lot of well done research on this subject, and there is a proven workout protocol that produces results with as little as one minute of total work time in a workout and a total workout duration of under 10 minutes including warm-up and cool-down.

The definitive work on this subject was written by Martin Gibala and is appropriately called “The One Minute Workout”.     In this excellent book he reviews all the related research and results on High Intensity Interval Training including an excellent review on the psychology of exercise as it relates to how people feel before, during and after different types of exercise protocols.     Long story short people really like certain HIIT protocols – even high deconditioned people and high-risk heart disease patients.

He and his team of researchers proved the effectiveness of the 1-minute workout to produce results and also found the specific physiological mechanisms responsible for the benefits of this protocol.

1 Minute Workout Protocol

Warm-up for 3 minutes at an easy pace on any piece of cardiovascular exercise equipment, walking, 

running, jogging or cycling depending on your preference and fitness level.

Do a 20 second sprint at your best possible pace (this is all relative to your fitness level)

Do active recovery at a light pace for 2 minutes

Perform another 20 second sprint at your best possible pace.

Do active recovery at a light pace for 2 minutes

Perform a third and final 20 second sprint at your best possible pace.

Cool-down for 2 minutes.

Total workout time – 10 minutes!

Frequency

Best results are obtained by repeating this workout 3 times per week BUT even once a week will provide benefits and help maintain a decent level of physical conditioning – the key is intensity NOT duration or frequency.